Menjelajahi Kehidupan Semut

0
1171
Semut sedang memakan madu
Taukah Anda semut merupakan makhluk hidup dengan populasi terpadat di dunia? Bisa dibayangkan, perbandingan untuk setiap 700 juta semut yang akan hidup ke dunia, hanyalah sekitar 40 kelahiran manusia saja. Dan masih banyak lagi informasi mengenai makhluk kecil ini yang akan kita bahas pada tulisan ini.

Semut adalah serangga eusosial yang berasal dari keluarga Formisidae, dan semut termasuk dalam ordo Himenoptera bersama dengan lebah dan tawon. Semut hidup secara berkelompok atau “berkoloni” seperti halnya sebuah masyarakat yang terorganisir dalam berkehidupan dengan tetangganya, yang memiliki peradaban seperti halnya manusia. Sebagai makhluk sosial, semut dibagi menjadi semut pekerja, semut pejantan, dan juga ratu semut. Setiap koloni semut terkadang terdiri dari ribuan semut, satu koloni semut dapat menguasai dan memakai sebuah daerah luas untuk mendukung kegiatan mereka. Koloni semut kadangkala disebut superorganisme dikarenakan koloni-koloni mereka yang membentuk sebuah kesatuan.

Meskipun ukuran tubuhnya yang relatif sangat kecil, semut adalah hewan terkuat kedua didunia. Posisi pertama ditempati oleh Kumbang Badak dengan kemampuan menopang beban dengan berat 850 kali dari berat badannya sendiri. Semut jantan mampu menopang beban dengan berat lima puluh kali dari berat badannya sendiri, dapat dibandingkan dengan gajah yang hanya mampu menopang beban dengan berat dua kali dari berat badannya sendiri.

Setelah melihat fakta diatas, bagaimana menurut Anda semut itu? Luar biasa kan….

Selanjutnya mari kita lihat proses lahirnya bayi semut yang mungkin selama ini anda belum pernah melihatnya.

Kehidupan semut dimulai dari telur. Jika telur dibuahi (progeni) maka akan menjadi perempuan (diploid), jika tidak, maka akan berjenis kelamin laki-laki (haploid). Semut berkembang dengan metamorfosis lengkap dengan tahap-tahap larva melewati tahap pupa sebelum muncul sebagai orang dewasa. larva ini secara umum bergerak dan diberi makan dan dirawat oleh pekerja.
Makanan diberikan kepada larva dengan trophallaxis, sebuah proses di mana semut menyedot makanan cair yang dari tanaman. Semut pekerja menghabiskan beberapa hari dalam merawat kehidupan semut ratu dan muda. Kemudian setelah dewasa semut bertugas untuk menggali dan bekerja di sarang lain, dan untuk mempertahankan sarang serta mencari makan.
 Dimulai dari telur
Pertama, Telur-telur semut diborong, nantinya akan diambil satu untuk dikeluarkan semutnya.


Di sini, kita melihat mata seekor semut baru.
Tepatnya pada sisi kepalanya, seekor pekerja membuat irisan dalam lingkaran.
Bagian atas dari telur dilubangi dibantu semut pekerja yang lain.
 Dan akhirnya si semut dibantu keluar dari telur.
Wah-wah, semut pun bisa bekerjasama rapih ini. Manusia sepertinya harus malu nih.
 Semut baru lahir masih belum bisa bergerak sendiri,
lihatlah bagaimana si semut ditolong sama abang-abangnya.
 Sekarang saatnya meluruskan kaki dan menjilat.
 Gerakan Pertama Dan, lihatlah, ia pergi! semut baru lahir tidak mampu  berjalan, mereka terhuyung-huyung, kadang malah terjerat pada kakinya dan terus jatuh, namun setelah beberapa jam mencoba, baru si semut kecil mampu mengendalikan kakinya dengan baik.
 Langkah Baru si semut kecil– Masih butuh beberapa hari bagi si semut kecil untuk belajar berjalan dan bekerja membangun sarang. Mungkin butuh beberapa bulan sampai akhirnya si semut kecil mampu meninggalkan sarang untuk sekedar berburu manisan gula. Nah, selama itu dia akan dibimbing oleh Abang-abang dan kakak-kakaknya di sarang.
Sekarang mari kita lihat spesies semut unik yang mungkin tidak kita ketahui sebelumnya.
1. Semut honeypot Myrmecocystus
  
Kalau di iklim kering, semut harus menyimpan makanan agar dapat bertahan hidup lama dari kepunahan. Di padang pasir Amerika Utara, semut honeypot Myrmecocystus menggunakan tubuh mereka sebagai wadah untuk hidup, tubuh semut ini membengkak karena cadangan cairan ditubuhnya.
2. Semut Harpegnathos saltator
 
Semut Pelompat India, Harpegnathos saltator, adalah salah satu semut pertama yang mempunyai genome sequencing.
 3. Semut Podomyrma
Seekor semut Podomyrma cenderung mendekati ulat Lycaenid di Australia Selatan. Ulat ini mengeluarkan zat-zat yang menarik bagi semut, dan semut pada gilirannya memberikan perlindungan dari parasit. Semut sangat berlimpah, banyak spesies lain telah datang untuk bergantung padanya dalam berbagai cara.

4. Semut Malagasi 
Di antara keanehan keluarga semut adalah semut Malagasi (spesies Mystrium), yang merupakan predator penghuni hutan.
 5. Semut Cecropia
Spesies semut ini merupakan sebagai penjaga pohon dari para penyusup. Dengan bekerja bersama-sama, mereka mengepung dan melumpuhkan lawan-lawan mereka dengan menjepit lawan hingga lemas.
Sungguh banyak hikmah tersembunyi yang kita bisa dapatkan melalui makluk kecil super ini. Semoga kita dapat mengambil pelajaran dari hewan ini. Sepertinya sampai disitu dulu pembahasannya. Dan tak lupa pentingnya dalam penulisn artikel ini, saya mencantumkan sumbernya dibawah.
Semoga artikel ini bermanfaat 🙂 
Sesungguhnya pada langit dan bumi benar-benar terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah untuk orang beriman. Dan pada penciptaan kamu dan pada hewan melata yang bertebaran (di muka bumi) terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) untuk kaum yang meyakini. 
(Surat Al-Jatsiyah: 3-4)
“Dia-lah Allah Yang Menciptakan, Yang Mengadakan, Yang Mem-bentuk Rupa, Yang Mempunyai Nama-Nama Yang Paling Baik. Bertasbih kepadanya apa yang ada di langit dan di bumi. Dan Dia-lah Yang Mahaperkasa lagi Mahabijaksana.” 
(QS. Al-Hasyr, 59:24)

Sumber:
http://www.harunyahya.com/indo/buku/semut02.htm
http://id.wikipedia.org/wiki/Semut
http://catatanlaci.blogspot.com/2010/11/photo-proses-menetasnya-semut-dari.html
http://unic77.info/5-jenis-semut-yang-unik.html