Membuat CV Terlihat Eye-Catching Dengan Google Docs

0
960
Banyak sekali beredar di internet tutorial untuk membuat template CV (Curriculum vitae) yang bagus, mulai dari yang gratis sampai yang berbayar. Namun ada juga template untuk Google Docs yang tersedia gratis untuk kita gunakan membuat CV. Google Docs memiliki banyak fitur untuk membuat dokumen CV yang modern bagi kalian yang tertarik untuk membuat CV.

Kelebihan menggunakan Google Docs :

  • Dapat di akses kapan dan dimana saja tanpa harus menyimpannya ke flashdisk/hardisk selama Anda terkoneksi internet.
  • Data akan tetap ada sampai kapanpun selama akun Google Anda tidak dihapus.
  • Dapat di edit oleh user lebih dari satu orang secara bersamaan (Jika Anda ingin mgerjakannya secara berkelompok).
  • Praktis dan mudah di akses baik dalam versi dekstop maupun smartphone.
  • Dapat di ekspor ke format yang anda inginkan, seperti PDF, Microsoft Word dll.
  • Dapat di share ke teman Anda atau dikirimkan ke email perusahaan yang Anda tuju.
Dalam tutorial ini, saya akan menunjukkan kepada Anda bagaimana menggunakan Google Docs untuk membuat CV yang bagus, hasilnya dapat Anda lihat pada gambar dibawah ini. Perlu di catat bahwa Google Docs adalah aplikasi web, jadi Anda perlu koneksi internet untuk menggunakannya dan saya merekomendasikan untuk menggunakan browser Google Chrome.

Langsung saja ini tutorialnya…

Memulai Dari Header 

Buka browser internet Anda dan buuka website google docs di https://docs.google.com. Jika Anda tidak memiliki akun Google, Anda diharuskan untuk membuat akun Google dan hanya akan memakan waktu beberapa detik untuk mendaftarnya.
Setelah Anda mendaftar dan sign in, mulailah dengan dokumen baru (File> New> Document). Jika Anda berencana untuk mencetak dokumen ini di kemudian hari, mungkin sebaiknya terlebih dahulu memilih File> Page Setup dan mengatur ukuran kertas menjadi A4 atau tergantung pada keinginan Anda. Perbedaan dalam ukuran sebenarnya cukup kecil, tetapi dapat menyebabkan masalah saat mencetak. Anda dapat menyimpan margin default 1 inci di setiap sisi.

Ketika mendesain CV ini, hal pertama yang harus anda perhatikan adalah header, hal pertama yang dimasukkan ke bagian header adalah nama dan alamat (atau untuk lainnya yang sifatnya opsional seperti email, situs pribadi Anda, atau profil media sosial seperti Twitter). Ada baiknya kita mendesain layout nama dan alamat di samping satu sama lain, tapi Google Docs tidak mendukung beberapa kolom untuk memudahkan kita membuatnya, kita harus mencari cara lain. Kita akan menggunakan tabel untuk kasus ini.

Pilih menu Insert> Table dan pilih ukuran tabel 2×1 seperti yang ditunjukkan pada gambar di bawah.

Setelah memasukkan tabel, tarik garis tengah yang membagi tabel ke kanan sehingga membuat kolom di kanan jauh lebih kecil. Ukuran sebenarnya tidak begitu penting karena kemungkinan besar akan merubahnya nanti.

Ketik nama ke kolom pertama, dan alamat pada kolom kedua. Seleksi kedua kolom dan ganti font Droid Sans dari menu dropdown font.

Untuk kalian yang mau memiliki font yang lebih bagus silahkan buka menu dropdown font dan pilih More fonts untuk memilih font sesuai yang kalian inginkan.

Di sana, daftar font yang tersedia jauh lebih banyak. Pilih, misalnya, font Arvo, dan klik OK untuk menambahkannya ke dalam menu drop-down font. Anda mungkin ingin menambahkan lebih dari satu, tapi perlu diingat lebih baik untuk menjaga jumlah font seminimum mungkin. Dua font sudah cukup dimana satu font untuk judul/header mggunakan Arvo dan satu lagi untuk isi teks menggunakan Droid Sans. Kita juga bisa menambah variasi font dengan merubah ukuran, warna, serta tebal atau miring.

Untuk membuat baris kedua header lebih terlihat, atur font Arvo menjadi Bold. Sekarang kedua tulisan hampir sama lebar sehingga terlihat lebih bagus. Anda bisa merubah ukuran font agar terlihat sempurna untuk nama dan judul sesuai selera Anda.

Karena kita sudah memiliki teks di kolom kedua, kita dapat mengubah ukurannya sehingga tepi kanan teks sejajar dengan sisi kanan halaman. Ini akan memudahkan kita ketika merubah ukuran tabel sehingga tidak menggangu isi tabel tersebut.

Seleksi seluruh tabel, dan pilih Table > Table properties

Dalam dialog, atur Table border ke 0 pt, untuk membuat perbatasan tak terlihat.

Sehingga terlihat seperti ini.



Membuat Garis Pemisah Dibawah Header

Untuk memisahkan Header dengan konten CV kita akan membatasinya dengan garis. Kita bisa menggunakan di menu Insert > Horizontal line, tetapi tidak ada cara bagaimana untuk menyesuaikan garis ini. Kita harus menggunakan metode yang berbeda sebagai gantinya.
Pilih Insert > Special characters, dan pilih Geometric Shapes. Bagian ini berisi banyak karakter untuk membuat tabel yang akan kita gunakan nanti, bersama-sama dengan baris dengan variasi lebar. Pilih simbol Lower One Eight Block, klik Insert, dan copy paste karakter ini menggunakan Ctrl-C dan Ctrl-V untuk mengisi seluruh lini.
Setelah semua lini baris tertutup, seleksi baris dan ubah warna font keLight Cornflower Blue 1 dari menu dropdown color. Cobalah untuk mengingat nama warna ini, karena kita akan menggunakan warna yang sama juga untuk unsur-unsur lain nanti.

Isi Resume / CV

Untuk isi CV, kita juga perlu dua kolom. Teknik ini masih sama, pilih Insert> Table dan set ke ukuran 2×1.
Kita tidak ingin tabel untuk mempengaruhi margin. Untuk itu Pilih Table> Table properties, dan dalam dialog, atur Cell padding menjadi 0. Dengan cara ini kita masih mendapatkan dua kolom, tapi tidak ada ruang ekstra di dalam kolom.

Bagian Pengalaman Kerja

Jauhkan kursor teks dari kolom tabel yang baru dibuat, tambahkan tabel lain di dalam tabel ini. Tabel ini akan digunakan untuk menampilkan pengalaman kerja Anda. Pilih Insert> Table, dan kali ini atur ukuran sel-nya menjadi 3×4. Mengapa begitu? Tiga kolom akan digunakan untuk menampilkan tahun, garis pemisah dan deskripsi pengalaman kerja. Kita juga perlu empat baris untuk empat pekerjaan yang berbeda. Anda dapat membuat lebih atau kurang barisnya tergantung pada kebutuhan Anda.
Seperti yang dapat Anda lihat di bawah, kita memiliki tabel yang lebih kecil dan yang satu lebih besar. Sebelum menyesuaikan tabel yang kecil ini, mungkin ada baiknya untuk menambahkan keterangan. Cukup ketik kata “pengalaman”, dan ubah font Arvo, berukuran 14 pt.
Hasilnya bisa Anda liat pada gambar dibawah ini.
Jika Anda sudah memiliki teks pengalaman kerja, Anda bisa langsung copy paste ke dalam tabel ini. Jika belum silahkan isi pengalaman kerja Anda pada masing-masing kolom yang tersedia (kolom pertama tahun pengalaman kerja, kosongkan kolom kedua, isikan deksripsi pengalaman kerja di kolom ke 3).
Contoh seperti ini.
Seperti biasa, pilih seluruh tabel dan pilih Table> Table properties dan ganti Cell padding menjadi 0. Dengan cara ini tidak akan ada ruang ekstra di dalam tabel, tapi kita masih memiliki tiga kolom teks.
Drag garis pembatas di antara sel-sel untuk membuat kolom kanan sebesar mungkin, pastikan kita tetap menjaga agar seluruh teks terlihat satu baris pada kolom pertama. Kolom tengah bisa sangat kecil, seperti yang ditunjukkan pada gambar di bawah.
Sekarang adalah waktu yang tepat untuk memodifikasi kolom tengah sebagai garis bantu.
Google Docs memungkinkan Anda untuk memasukkan gambar, tapi kita harus memperbaruinya untuk setiap sel, karena setiap sel memiliki ketinggian yang berbeda. Solusi yang jauh lebih baik adalah menggunakan simbol khusus. Pilih Insert> Special characters.
Dalam dialog, pilih Geometric Shapes, dan cari simbol garis vertical dan simbol salib. Masukkan ke dalam kolom tengah, pastikan kursor teks berada pada tengah kolom dalam tabel.
Patikan hanya satu  simbol salib di atas dan copy dan paste simbol baris vertical dibawahnya beberapa kali sampai sel ini panjang ke bawah. 
Lihat gambar dibawah ini.
Untuk membuat garis terlihat tanpa spasi tambahan dan terhubung satu sama lain, seleksi semua symbol lalu pilih Line Spacing dan pilih ke Single.
Kesenjangan antara garis disebabkan oleh font rendering yang berbeda. Selain itu ketika dijadikan dalam format file PDF akan menjadi masalah. Salah satu cara untuk mengakali masalah ini adalah dengan memilih simbol-simbol tersebut dan mengaturnya menjadi tebal / Bold.
Sebagaimana disebutkan di atas, perlu diingat bahwa tampilan di format pdf mungkin terlihat sedikit berbeda dari apa yang Anda lihat di layar. Cobalah untuk memeriksanya, jika Anda ingin memastikan output pdf terlihat sempurna, Anda dapat mengekspor filenya ke pdf. Pilih menu File> Download as> PDF Document, sebuah file pdf akan dibuat. Kita aka melihat tampilan pdf akan persis sama di layar kerja Google Docs dan hasilnya dalam bentuk pdf.
Selanjutnya kita seleksi semua simbol garis vertical, dan ubah warna menjadi abu-abu terang dengan menggunakan menu dropdown warna teks.
Setelah kita puas dengan hasilnya, kita bisa copy dan paste simbol-simbol tersebut ke semua sel di kolom tengah dibawahnya. Sehingga seperti gambar dibawah ini.
Untuk baris pertama dari setiap pengalaman kerja, kita dapat mengubah font menjadi Bold dan atur warna biru sama seperti yang kita telah digunakan untuk hgaris pembatas di bagian atas halaman.
Ini adalah preview pengerjaan CV kita sejauh ini. Bagaimana, terlihat rapih bukan? 🙂

Bagian Kolom Kanan, Pendidikan dan Profil

Kita akan menggunakan kembali beberapa bagian yang sudah dibuat. Pilih seluruh bagian kiri tabel dan menyalinnya ke clipboard menggunakan shortcut Ctrl-C (Command-C pada Mac).
Pindahkan kursor ke dalam sel yang ada di kolom kosong disebelah kanan, dan paste menggunakan shortcut Ctrl-V.
Ubah label di atas tabel menjadi “Pendidikan” atau “Education” sesuai selera bahasa Anda, selanjutnya masukkan data pendidikan Anda dibawahnya. Dalam contoh ini, saya menggunakan dua baris pertama, Anda bisa memilihnya lebih dari dua tergantung riwayat pendidikan Anda. Sisanya bisa kalian selesksi lalu hapus teksnya menggunakan tombol Delete. Sehingga teksnya bisa dihapus namun garis sel-nya tetap ada.
Jika ingin menghapus baris yang dipilih, pilih Table > Delete row.

Akhirnya, kita bisa copy paste keterangan profil kalian disini, terlebih dahulu ubah judul keterangannya menjadi “Profil” dan tambahkan beberapa teks seperti yang ditunjukkan di bawah ini.

Menambahkan Spasi di Antara Kolom

Melihat preview lanjutan di atas, Anda mungkin menyadari bahwa ruang spasi antara pengalaman kerja dan teks profil sangat kecil, untuk kita harus mengaturnya agar lebih enak dilihat. 
Tempatkan kursor di suatu tempat di atas label “Experience”, lalu pilih Table>  Insert column right. Peringatan: jangan takut, karena ini akan merusak tata letaknya namun nanti kita bisa mengaturnya.
Kita memiliki tiga kolom, tapi yang tengah terlalu besar dan dua lainnya terlalu kecil.
Tarik perbatasan pada setiap sisi kolom tengah untuk membuatnya lebih kecil, seperti yang ditunjukkan pada gambar di bawah. Sekarang semuanya terlihat sempurna bukan? 🙂
Pilih tabel pengalaman kerja, dan pilih Table> Table properties. Di sini, atur Table border menjadi 0 pt untuk membuatnya tak terlihat. Ulangi proses untuk kedua tabel pendidikan dan tabel utama.
Jika Anda telah melakukan dengan benar, resume CV akan terlihat seperti ini.

Garis Pembatas di bawah Halaman

Sentuhan terakhir akan menambahkan pembatas tebal di bagian bawah halaman. Kali ini kita akan menggunakan metode yang berbeda.
Pilih Insert> Table dan pilih tabel ukuran sel 1×1.
Buka tabel properties, atur Table border menjadi 0 pt, Cell backgroundcolor menjadi biru dan Cell padding menjadi 0.
Untuk mengubah ketinggian tabel, cukup menyesuaikan ukuran font dalam tabel ini. Buatlah sekecil mungkin, yaitu 6 pt.
Selesai! Zoom out dokumen Anda untuk melihat seluruh halaman dan periksa semuanya.

Mengekspor Dokumen menjadi file PDF

Setelah Anda puas dengan hasil Anda, pilih File> Download as > PDF Document, dan simpan file ke komputer Anda. Jika Anda menyimpan resume dalam format lain, pastikan untuk membukanya di komputer Anda untuk memastikan terlihat sama seperti yang terjadi pada Google Docs.
Sekarang, langkah tersisa yang harus Anda lakukan adalah mengirimkan resume Anda ke perusahaan impian Anda, dan Insya Allah Anda akan mendapatkan pekerjaan. Amiiin.
Semoga bermanfaat 🙂
Sumber:
www.tutsplus.com