Makhluk Hidup Menakjubkan yang Berada di Museum Sejarah Alam Amerika

0
456
Hewan dan tumbuhan yang akan dibahas disini memiliki beberapa kemampuan luar biasa, dari kumbang Hercules yang dapat mengangkat 80 kali berat tubuhnya sampai beruang air mikroskopis (tardigrade) yang dapat bertahan hidup selama 10 tahun tanpa air. Makhluk-makhluk yang luar biasa ini sedang dipamerkan dalam sebuah pameran, “Life at the Limits: Amazing Species Gallery” di American Museum of Natural History (Museum Sejarah Alam Amerika) di Kota New York. 
Yuk kita lihat beberapa makhluk tersebut.

Ikan Black Swallower 




Ikan Black Swallower (Chiasmodon niger) hidup ribuan meter di bawah permukaan laut, di mana makanan sangat sulit untuk ditemukan. Tapi tidak demikian dengan hewan ini, ikan ini dapat menelan mangsa 10 kali bobot tubuhnya berkat rahang yang dapat terbuka lebar dan perut yang sangat besar. (Credit: © AMNH/R. Mickens.)

Laba-laba Gua


Laba-laba gua (Trogloraptor marchingtoni), pertama kali ditemukan di area gelap sebuah gua di hutan pesisir Oregon, berbeda dari laba-laba lain sehingga para ilmuwan menciptakan sebuah keluarga baru untuk mengklasifikasikannya. Salah satu keunikan yang membedakannya ialah cakar bergigi tak ada duanya di ujung setiap kaki yang mungkin digunakan untuk menangkap mangsa. (Credit: © AMNH/R. Mickens.)
Ngengat Cecropia 
Ngengat  Cecropia (Hyalophora Cecropia) merupakan family Saturniidae yang merupakan salah salu jenis serangga yang mempunyai nilai ekonomi tinggi, memiliki antena besar dan indra penciuman rasa yang spektakuler. Antena yang bercabang membawa puluhan ribu struktur mirip rambut yang disebut sensilla. Beberapa sensilla dapat mendeteksi hanya satu jenis molekul yang dihasilkan oleh betina dari spesies yang sama. (Credit: © AMNH/R. Mickens.)
Kumbang Hercules


Kumbang Hercules (Dynastes hercules) adalah yang terbesar dari subfamili kumbang badak. Kumbang pria menggunakan pelengkap khusus mereka untuk melawan laki-laki lain saat merayu betina. Kumbang ini dapat mengangkat hingga 80 kali berat badan mereka sendiri. (Credit: © AMNH/R. Mickens.)
Kumbang Hercules Climbable 


Kumbang Hercules Climbable (Dynastes hercules) memiliki 18 kali panjang dan 6.000 kali volume ukuran sebenarnya serangga ini, yang merupakan terbesar dari kumbang badak. (Credit: © AMNH/D. Finnin.)
Lebah Anggrek
Lebah anggrek (seperti Exaerete frontalis) menghisap nektar dari bunga dengan lidah yang luar biasa panjang. Lebah jantan mengumpulkan senyawa harum dari berbagai tanaman dan menyimpannya dalam kantong di kaki belakang yang bisa diperbesar, di dalam kantong inilah tercipta campuran yang akan digunakan untuk ritual pembuahan atau perkawinan. (Credit: © AMNH/R. Mickens.)
Kristal Garam Berwarna Merah Muda


Ini kristal garam merah muda besar dari Danau Searles, California, memiliki warna yang indah berasal dari mikroba di dalamnya. Kadar garam sangat tinggi di Danau Searles menyebabkan beberapa hewan dapat hidup di sana, mikroorganisme yang disebut Archaea banyak berkembang biak di dalamnya sehingga mereka dapat mengubah warna air, disertai kristal garam yang mengering. (Credit: © AMNH/R. Mickens.)
Landak Amerika Utara


Landak Amerika Utara (Erethizon dorsatum) terkenal dengan kulitnya yang memiliki duri yang menusuk, sebuah pertahanan yang efektif terhadap predator. Sebuah landak dapat memiliki sebanyak 30.000 duri di tubuhnya, masing-masing berujung dengan ratusan kait kecil yang membuatnya sulit untuk dilepaskan jika mangsa tertusuk kulitnya. (Credit: © AMNH/R. Mickens.)
Porcupinefish (Ikan Landak)

Sirip ikan porcupinefish (Diodon hystrix) memiliki duri yang mirip dengan landak. Hal ini juga dapat membusungkan tubuhnya dengan menelan air, pemangsa dirinya menjadi kurang selera untuk memakannya. Credit: © AMNH/R. Mickens.)
Bunga Rafflesia (Bunga Bangkai)


Berasal dari hutan hujan Asia Tenggara, Rafflesia arnoldii termasuk dalam kelompok tanaman parasit yang disebut bunga bangkai. Tanaman parasit ini tidak memiliki batang, daun, atau akar dan nyaris tak terlihat bila tidak mekar. Ketika mekar, menjadikannya bunga terbesar di planet ini dan memancarkan bau yang kuat dari daging yang membusuk untuk menarik lalat yang membantu penyerbukan. Alih-alih menggunakan energi dari matahari untuk membuat nutrisi, ia menarik semua makanannya dari tumbuhan inangnya. (Credit: © AMNH/R. Mickens.)
Gergaji Electrosensing dari Ikan Hiu Gergaji
Ikan hiu gergaji (Pristis Pristis) berburu dengan moncong tajam yang panjang berbentuk seperti gergaji. Gergaji ini berfungsi sebagai senjata sekaligus alat pemindai, permukaan yang berbintik-bintik dengan pori-pori yang sensitif dapat mendeteksi medan listrik lemah yang dihasilkan oleh mangsanya. (Credit: © AMNH/R. Mickens.)
Tardigrade

Model 10 kaki dari hewan mikroskopis tardigrade, hewan yang memiliki metabolisme rendah untuk bertahan pada kondisi lingkungan yang ekstrim, lustrasi gambar di atas merupakan 6.000 kali ukuran panjang tubunya jika diperbesar. (Credit: © AMNH/R. Mickens.)


Ini merupakan bentuk asli dari tardigrades, lebih dari 1.000 spesies tardigrades ditemukan di seluruh dunia dalam habitat yang ekstrim, mulai dari air panas sampai di lubang es Antartika, mulai dari Himalaya sampai laut terdalam. Ketika kondisi lingkungan terlalu sulit ini, hewan-hewan mikroskopis dapat memasuki keadaan metabolisme tubuh rendah yang disebut cryptobiosis. (Credit: © Eye of Science/Science Source.)
Semoga bermanfaat 🙂
Sumber :
http://www.livescience.com/50313-extreme-animals-photos.html