Gravity Falls, Film Kartun Disney yang Syarat Simbol Illuminati

0
2226

Salah satu cara bagi para satanis menyebarkan pengaruhnya ialah dengan menyisipkan simbol okultis ditempat umum. Banyak media perantara yang mereka gunakan untuk mempengaruhi masyarakat awam yang tidak memahami akan makna dibalik simbol-simbol ini.


Seperti kata George Washington, bapak pendiri Amerika Serikat yang juga seorang mason derajat 33 mengatakan :

Cara terbaik menyembunyikan rahasia adalah dengan meletakkannya di tempat umum… 

Terkait simbol illuminati, banyak sekali di youtube beredar video yang menggangap hal ini sebagai bahan lelucon dan dianggap hal yang konyol. Tentu saja bagi orang yang tidak memahami akan esensi simbol ini, mereka akan menghubung-hubungkannya dengan hal lain yang sama sekali tidak ada hubungannya. Untuk itu ada baiknya artikel ini saya buat guna mengimbangi informasi yang tidak relevan dan objektif dalam menilai suatu masalah.
Kali ini saya akan membahas keterkaitan simbol dalam film kartun Gravity Falls karya Disney dengan salah satu karakter kunci film ini yang memiliki keterkaitan erat dengan simbol-simbol freemason, dengan begitu kita bisa menyimpulkannya dengan hati-hati bahwa memang benar ini sengaja ditampilkan secara tidak langsung simbol-simbol okultisme ke alam bawah sadar anak-anak yang menontonnya.

Perlu diketahui, film kartun Gravity Falls menceritakan anak kembar berusia 12 tahun yang  bernama Dipper dan Mabel yang menghabiskan waktu liburan musim panas bersama pamannya Stan atau Uncle Stan di Gravity Falls, Oregon, AS.

Berikut penelusuran simbol-simbol okultis yang terkait dalam film ini.

Pertama, dalam salah satu adegan kartun ini, paman Stan digambarkan menampilkan adegan All Seeing Eye (mata satu) serta memakai sebuah topi berbentuk seperti kopiah ala kelompok “the Shriners”. Perlu kita ketahui, the Shriners adalah kelompok level tinggi dalam perkumpulan Freemasonry, dimana hanya derajat 32 keatas saja yang boleh memakai atribut ini.

Derajat 32 ke atas dalam Scottish Rite Freemasonry, menduduki jabatan Inspector General atau Sovereign Grand Commander yang setara dengan derajat Ksatria Templar dalam York Rite Freemasonry di Inggris. Jabatan ini begitu penting karena merekalah yang membuat agenda dunia yang meresahkan masyarakat dunia.
Salah satu tokoh bersejarah Freemaosnry yang menduduki jabatan Sovereign Grand Commander adalah Albert Pike, penulis buku Morals and Dogma ini menggambarkan kekacauan dunia akibat perang akan segera terjadi, padahal ketika buku itu diterbitkan perang dunia ke satu belum lah terjadi.
Albert Pike
Cover Buku Morals and Dogma, karangan Albert Pike.
Salah satu agenda penting mereka ialah Ordo ab Chao, yaitu membuat agenda kekacauan dan terror di seluruh dunia dengan jalan pertumpahan darah. Sebuah misi perang salib (crusade) yang di serahkan oleh Ksatria Templar untuk dilanjutkan kepada penerus mereka, yaitu Freemason. Tujuan mereka ialah merebut kembali tanah yang dijanjikan oleh bangsa Yahudi di Palestina dan mendirikan Kuil Sulaiman yang berpusat di Masjid Al Aqsa, Yerusalem.
Berikut kutipan para petinggi illuminati, templar dan freemason tentang misi-misi mereka.
“Menguasai dunia dengan menggunakan kekuatan mistik yg Templar ajarkan.” 
(Grand Master Templar Inggris – Sir Francis Bacon)

“Menghancurkan keyakinan beragama dan untuk memaksakan dunia ateis dan pandangan dunia materialis Templar yg bersifat anti agama.”
(Pendiri Illuminati – Adam Weishaupt).

“Penghapusan satu-persatu seluruh kerajaan yang ada di Eropa dengan menyebarkan ide-ide revolusioner dan menghasut pemberontak dan untuk menyelesaikan setengah pekerjaan para Templar dan juga menghancurkan gereja dan semua keyakinan beragama.”
(Tokoh freemason yang berada dibelakang layar Revolusi Prancis – Count Caliogsto)

Perhatikan struktur freemason berikut ini.

Ini adalah gambar yang saya perbesar.

Derajat Shriners diperoleh hanya orang-orang terpilih freemason yang bisa berkomunikasi dengan All Seeing Eye mereka, simbol messiah mata satu khas illuminati.

Dalam adegan lainnya, di salah satu jendela loteng rumah paman Stan terdapat simbol Masonik. Dari awal cerita film ini, telah digambarkan bahwa sang paman adalah seorang petinggi Freemasonry.
Kemudian dalam salah satu adegan yang lain terlihat simbol Piramida dengan Mata Satu (Mata Horus) beserta berbagai simbol sihir dan alkimia.

Di dalam lembaran buku lainnya tertulis “Floating Eyeballs – are they watching me?” (Bola-bola mata yang bergentayangan – apakah mereka mengawasi diriku?). Seakan suatu pesan tersembunyi bahwa Freemasonry memiliki agen-agen yang begitu banyak untuk mengawasi, memantau, mengontrol orang-orang yang berada dibalik berbagai kejadian penting di dunia.

Simbol-simbol mata satu yang di jual di toko Stan.

Tidak hanya mata satu, tapi manusia kecil ada dalam toples alkimia homonculus.

Homonculus adalah sebuah konsep yang ditemukan dalam situs Alchemy dan okultisme abad ke-19 dalam ukiran Goethe Faust and Homunculus

Dibawah karpet rumah paman Stan juga terdapat simbol illuminati.

Perhatikan huruf “A” pada tulisan “Shack”, berbentuk jangka kompas dengan simbol Mata Satu ditengahnya, serupa dengan simbol Masonik.

Untuk lebih meyakinkan kita akan keterkaitan film Gravity Falls dengan simbol-sombol okulits illuminati, kalian bisa melihat tayangan cuplikan kartun pada video di bawah ini.

Semoga dari apa yang saya paparkan ini bisa menambah wawasan baru untuk kalian, dan saya berharap kita bisa mendidik generasi penerus kita nanti untuk bijak dalam memilah tayangan televisi mana yang bermanfaat dan mana yang tidak.

Semoga bermanfaat 🙂

http://vigilantcitizen.com

Baca juga :

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here