Inilah Quasar Terjauh di Alam Semesta yang Pernah Ditemukan (Video)

0
1863

Quasar atau quasi stellar radio source merupakan inti galaksi aktif yang berada jauh dan merupakan obyek yang sangat terang, sangat energetik dan sangat kuat. Obyek ini memancarkan energi yang sangat besar. Kalau dilihat di teleskop, quasar akan tampak seperti sebuah titik yang mirip dengan bintang. Tapi ternyata titik itu bukan sebuah bintang melainkan sebuah inti galaksi yang sangat terang yang berada jauh dari kita.

Menggunakan ESO Very Large Telescope, bersamaan dengan teleskop lain di seluruh dunia, sebuah tim astronom Eropa telah menemukan quasar terjauh yang pernah ditemukan!

Dengan mempelajari ini secara lebih rinci, ilmuwan telah menemukan quasar yang kita lihat ini sama seperti  alam semesta ketika baru berusia 770 juta tahun. Ini berarti bahwa cahaya yang dipancarkan quasar ini untuk sampai ke kita membutuhkan waktu 12,9 miliar tahun.
Belum pernah ada objek terang yang teramati sejauh ini, memiliki usia yang sama seperti ketika alam semesta baru tercipta.

Quasar yang berada di lubang hitam supermasif terletak di pusat galaksi
Quasar yang berada di lubang hitam supermasif terletak di pusat galaksi

Quasar berada di galaksi jauh yang memiliki lubang hitam supermasif di pusatnya. Obyek menakjubkan ini memiliki jutaan kali massa matahari yang ukuran kerapatannya sekecil tata surya kita.

Fenomena quasar mengubah galaksi biasa menjadi apa yang astronom sebut sebagai ‘monster marah’, benda paling terang di alam semesta.
Very Large Telescope ESO atau lebih dikenal sebagai VLT, membantu penemuan terjauh dari obyek mengesankan yang pernah diamati ini.

Very Large Telescope, adalah teleskop cahaya tampak paling canggih yang berada di Cerro Paranal, Antofagasta, Región de Antofagasta, Chili.
Very Large Telescope, adalah teleskop cahaya tampak paling canggih
yang berada di Cerro Paranal, Antofagasta, Región de Antofagasta, Chili.

Ketika dipermulaan awal alam semesta, galaksi mengandung lebih banyak gas dan debu dari yang kita lihat sekarang ini. Sedikit demi sedikit material ini digunakan dalam pembentukan bintang dan planet, dan kurang tersedianya benda yang terlahap ke lubang hitam supermasif, sampai kepada terciptanya proses jet yang mengesankan dari quasar.

Arus jet yang dihasilkan dalam inti lubang hitam supermasif di inti galaksi

Jauh kembali ketika alam semesta berawal, quasar yang baru terbentuk tidak dapat diamati dalam cahaya tampak. Pada saat itu, terdeteksilah spektrum inframerah dan mencapai kita di Bumi dari sekian banyak cahaya spektrum yang dipancarkan quasar.

Selain itu, permulaan quasar di alam semesta sangat langka sehingga untuk menemukan objek ini di tempatnya berawal, tim astronom harus menghabiskan lima tahun dengan susah payah untuk memeriksa daftar benda-benda yang mungkin masuk survei inframerah yang dibuat oleh teleskop nframerah UKIRT (United Kingdom Infra-Red Telescope).

Teleskop inframerah UKIRT di Mauna Kea, Hawai.
Teleskop inframerah UKIRT di Mauna Kea, Hawai.

Dengan temuan menarik seperti ini, tim bisa mengambil risiko, mereka harus memvalidasi temuan mereka. Dengan menggunakan instrumen FORS2 pada VLT (Very Large Telescope), bersamaan dengan instrumen pada teleskop Gemini North, pergeseran merah senilai 7,1 terdeteksi. Ini sesuai dengan jarak 12,9 miliar tahun cahaya yang luar biasa jauhnya yang dibutuhkan quasar untuk mencapai bumi.

Instrumen FORS2 pada VLT (Very Large Telescope)
Instrumen FORS2 pada VLT (Very Large Telescope)

Meskipun jaraknya yang begitu luas, kecerahan ekstrim quasar ini memungkinkan untuk mengidentifikasi karakteristik lain menggunakan dua teleskop yang sama.


Ditetapkan bahwa lubang hitam yang menggerakan quasar memiliki massa sekitar dua miliar kali dari Matahari kita sendiri, ini adalah massa yang luar biasa untuk sebuah objek di awal alam semesta.
Saat ini, diperkirakan ada sekitar 100 quasar pada jarak ini di seluruh bagian langit, menemukan objek ini merupakan tantangan besar. Temuan ini bagaikan bonus besar yang telah diharapkan oleh para astronom. Quasar membantu penyelidikan penting ketika alam semesta berawal dan membantu kita memahami bagaimana lubang hitam yang ada beberapa ratus juta tahun setelah Big Bang.

Quasar 3C 279 berjarak 5 miliar tahun dari Bumi.
Quasar 3C 279 berjarak 5 miliar tahun dari Bumi.
(sumber gambar terlampir di atas)

Saksikan lebih lengkap video-nya disini.

Smeoga bermanfaat 🙂

Sumber :