Inilah Fungsi dan Proses Terbentuknya Gunung

0
2523

Gunung adalah bentuk permukaan bumi yang menjulang lebih tinggi dibandingkan dengan daerah permukaan bumi lainnya. Sebuah gunung biasanya lebih tinggi dan curam dari sebuah bukit, beberapa otoritas mendefinisikan gunung dengan puncak lebih dari besaran tertentu; misalnya, Encyclopædia Britannica membutuhkan ketinggian 2000 kaki (610 m) agar bisa didefinisikan sebagai gunung.1

Fungsi Gunung

Gunung-gunung menggenggam lempengan-lempengan kerak bumi dengan memanjang ke atas dan ke bawah permukaan bumi pada titik-titik pertemuan lempengan-lempengan ini. Dengan cara ini, mereka memancangkan kerak bumi dan mencegahnya dari terombang-ambing di atas lapisan magma atau di antara lempengan-lempengannya. Singkatnya, kita dapat menyamakan gunung dengan paku yang menjadikan lembaran-lembaran kayu tetap menyatu.

Atau dengan kata lain fungsi gunung ialah sebagai pasak agar bumi tidak goncang.

Fungsi dan Proses Terbentuknya Gunung

Fungsi pemancangan dari gunung dijelaskan dalam tulisan ilmiah dengan istilah “isostasi”. Isostasi bermakna sebagai berikut:

Isostasi: kesetimbangan dalam kerak bumi yang terjaga oleh aliran materi bebatuan di bawah permukaan akibat tekanan gravitasi.
(Webster’s New Twentieth Century Dictionary, 2. edition “Isostasy”, New York, s. 975)

Proses Terbentuknya Gunung

Gunung-gunung muncul sebagai hasil pergerakan dan tumbukan dari lempengan-lempengan raksasa yang membentuk kerak bumi. Ketika dua lempengan bertumbukan, lempengan yang lebih kuat menyelip di bawah lempengan yang satunya, sementara yang di atas melipat dan membentuk dataran tinggi dan gunung.

Lapisan bawah bergerak di bawah permukaan dan membentuk perpanjangan yang dalam ke bawah. Ini berarti gunung mempunyai bagian yang menghujam jauh ke bawah yang tak kalah besarnya dengan yang tampak di permukaan bumi.

Dalam tulisan ilmiah, struktur gunung digambarkan sebagai berikut:

Pada bagian benua yang lebih tebal, seperti pada jajaran pegunungan, kerak bumi akan terbenam lebih dalam ke dalam lapisan magma.
(General Science, Carolyn Sheets, Robert Gardner, Samuel F. Howe; Allyn and Bacon Inc. Newton, Massachusetts, 1985, s. 305)

Proses terbentuknya gunung seperti ilustrasi pembentukan gunung Himlaya dibawah ini.

Fungsi dan Proses Terbentuknya Gunung
Skema Proses Terjadinya Pegunungan Himalaya

Sebelum terbentuk pegunungan Himalaya, terjadi gerakan lempeng India ke arah lempeng Eurasia. Lempeng India merupakan komposisi batuan yang sangat tua 2-2,5 milyar tahun. Titik referensi yang berwarna kotak kuning masih berada dibawah. Setelah mengalami proses tumbukan yang lama antara dua lempeng tersebut maka sebagian dari tepi lempeng India terangkat dimana terlihat kotak kuning berubah posisi ke tempat yang lebih tinggi.Sehingga terbentuklah pegunungan Himalaya saat ini.

Model terjadinya gunung mengalami tiga tingkatan proses, yaitu:

  1. Akumulasi sedimen: lapisan lapisan sedimen dan batuan vulkanik menumpuk sampai kedalaman beberapa kilometer.
  2. Perubahan bentuk batuan dan pengangkatan kerak bumi: sedimen yang terbentuk tadi mengalami deformasi karena adanya gaya kompresi akibat tumbukan antar lempeng-lempeng tektonik.
  3. Pengangkatan kerak bumi akibat gerakan blok sesar: tumbukan antar lempeng akan mengangkat sebagian kerak bumi sebagai lipatan lebih tinggi dari sekitarnya sehingga terbentuk gunung. Sedangkan jika terjadi gaya tegangan atau tarikan antar lempeng maka akan terbentuk graben (lembah)
Fungsi dan Proses Terbentuknya Gunung
Skema Pembentukan Dataran Rendah (Graben). Sumber: http://csmres.jmu.edu/geollab/vageol/vahist/mtnmodel.html

Kulit bumi yang sebelumnya dalam kondisi seimbang, mendapat gaya tektonik yang saling berlawanan arah (gaya regangan) akibat desakan panas ke atas, sehingga menimbulkan retakan (cracking). Proses tektonik ini berlangsung terus menerus dalam jangka waktu geologi yang cukup lama. Blok yang retak menjadi turun akibat gaya tarik gaya berat sehingga terbentuk

Keajaiban Al Quran yang Megungkap Fungsi dan Terbentuknya Gunung

Secara akurat peran dan terbentuknya gunung diungkapkan melalui sebuah perumpamaan sebagai “pasak” dalam Al Qur’an firman Allah swt sebagai berikut :

“Bukankah Kami telah menjadikan bumi itu sebagai hamparan? dan gunung-gunung sebagai pasak?”
(Al Qur’an, 78:6-7)

Peran penting gunung yang ditemukan oleh ilmu geologi modern dan penelitian gempa, telah dinyatakan dalam Al Qur’an berabad-abad lampau, yaitu agar bumi itu tidak goncang.

“Dan telah Kami jadikan di bumi ini gunung-gunung yang kokoh supaya bumi itu (tidak) goncang bersama mereka…”
(Al Qur’an, 21:31)

Untuk lebih memahami proses terjadinya gunung lebih detail, kamu bisa melihatnya pada video dibawah ini.

SubhanAllah!

Sumber :

  1. https://id.wikipedia.org/wiki/Gunung
  2. http://idkf.bogor.net/yuesbi/e-DU.KU/edukasi.net/Fenomena.Alam/Gunung.Api/materi2.html
  3. http://www.keajaibanalquran.com/earth_mountains.html

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here