Misteri Selama 30 Tahun Lubang Hitam Akhirnya Terpecahkan

0
529
Misteri Selama 30 Tahun Lubang Hitam Akhirnya Terpecahkan
Misteri Selama 30 Tahun Lubang Hitam Akhirnya Terpecahkan

Lubang hitam adalah kondisi ketika bintang bermassa minimal lebih dari 3 kali matahari meledak dan terhisap kedalam dirinya sendiri karena gravitasinya yang begitu kuat, bahkan cahaya pun tidak dapat lari dari hisapannya.

Teori adanya lubang hitam pertama kali diajukan pada abad ke-18 oleh John Michell and Pierre-Simon Laplace, selanjutnya dikembangkan oleh astronom Jerman bernama Karl Schwarzschild, pada tahun 1916, dengan berdasar pada teori relativitas umum dari Albert Einstein, dan semakin dipopulerkan oleh Stephen William Hawking.

Misteri Selama 30 Tahun Lubang Hitam Akhirnya Terpecahkan

Sebuah misteri selama 30 tahun tentang lubang hitam akhirnya terpecahkan.

Misteri tentang lubang hitam dimulai pada tahun 1980-an, ketika para astronom menemukan bahwa lubang hitam memancarkan cahaya sinar-X yang berkedip dalam pola yang aneh. Pada awalnya, kedipan ini terjadi setiap beberapa detik, namun waktu antara setiap kedipan semakin lama memendek selama beberapa bulan, dan akhirnya berhenti.

Peristiwa ini disebut sebagai “quasi-periodic oscillation” (QPO) dari hasil fenomena yang diprediksi oleh teori Albert Einstein tentang relativitas umum – bahwa setiap objek dengan massa yang cukup, seperti lubang hitam, akan memutar ruang dan waktu seperti sebuah pusaran. Kemudian dari situ ilmuwan menghitung bahwa vortisitas gravitasi akan menyebabkan orbit partikel di sekitar lubang hitam mengubah arah orientasinya, yang mengarah ke fenomena QPO.

“Hal ini sedikit mirip seperti memutar sendok di dalam madu: Umpamakan madu adalah ruang, dan segala hal yang berada di dalam madu akan ‘teraduk’ dengan sendok dan menciptakan pusaran (seperti pusaran air),” Adam Ingram.

“Pada kenyataannya, apa pun yang mengorbit benda berputar akan mempengaruhi gerakan disekitarnya,” tambah Ingram, dari University of Amsterdam di Belanda.

Meskipun periode QPO diamati dekat dengan yang diprediksikan oleh ide ini, belumlah cukup bukti untuk menghubungkannya sampai saat ini.

Pengamatan oleh Badan Antariksa Eropa XMM-Newton melalui pesawat ruang angkasa dan satelit Nuclear Spectroscopic Telescope Array  (NuSTAR) milik NASA menunjukkan bahwa materi yang mengorbit di dekat lubang hitam bergerak dengan cara yang khas – ini dapat mengungkapkan perilaku gravitasi yang berputar disekitar lubang hitam, kata para peneliti.

Misteri Selama 30 Tahun Lubang Hitam Akhirnya Terpecahkan
Anatomi lubang hitam

Dua satelit yang mengamati dengan spektrum cahaya sinar-X mendeteksi atom besi di dalam cakram akresi (accretion disk) lubang hitam yang dipenuhi kumpulan debu dan gas dalam bentuk spiral. Cakram akresi surut di satu sisi dan mendekati di sisi lain, relatif terhadap pesawat ruang angkasa; oleh karena itu cahaya yang dipancarkan bergeser ke arah spektrum biru ketika mendekati, dan bergeser merah di sisi lain. (Hal ini mirip dengan cara gelombang suara yang dipancarkan oleh sirene ambulan yang mendekati dan kemudian melewati pengamat.)

misteri blackhole terpecahkan

Pergeseran ini mengungkapkan gerakan memutar cakram akresi lubang hitam, yang disebabkan oleh gravitasi lubang hitam yang kuat, kata para peneliti.

“Kami telah menghabiskan banyak waktu mencoba untuk menemukan bukti-bukti perilaku lubang hitam ini,” kata Ingram.

Temuan ini diterbitkan pada bulan Mei di Pemberitahuan Bulanan Royal Astronomical Society.

Selain itu, pada tahun 2002 satelit sinar-X Chandra mendeteksi bintang yang terhisap oleh lubang hitam di rasi Sagitarius A, tempat di mana inti galaksi Bima Sakti berada.

Misteri Selama 30 Tahun Lubang Hitam Akhirnya Terpecahkan
Foto lubang hitam hasil tangkapan satelit sinar-X Chandra di Sagittarius A*
Misteri Selama 30 Tahun Lubang Hitam Akhirnya Terpecahkan
Foto lebih detail mengenai reaksi lubang hitam menarik pusaran, objek ini diambil satelit sinar-X chandra antara tahun 2002 – 2005

Semoga bermanfaat 🙂

Sumber :

http://www.space.com/33598-black-hole-flicker-mystery-solved.html

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here