Bulan Pernah Terbelah, Inilah Bukti Mu’jizat Nabi Muhammad saw

0
6071

Pencarian fakta tentang Mu’jizat Nabi Muhammad saw yang dapat membelah bulan telah lama diteliti oleh para ilmuan berdasarkan Firman Allah swt dalam Al Quran dan Hadits Nabi Muhammad saw 14 abad yang lalu.

Benarkah ada bukti saat ini yang menguatkan peristiwa luar biasa tersebut? mari kita telusuri lebih jauh melalui penelitian ilmiah yang ditemukan pada saat mengamati permukaan bulan oleh LRO (Lunar Reconnaissance Orbiter) dan dari saksi-saksi orang-orang yang melihat bulan terbelah berdasarkan manuskrip-manuskrip kuno.

Semoga tulisan ini bermanfaat, dan tolong bantu sebarkan yah 🙂

Bekas Terbelahnya Bulan dan Benturan Dua Lempeng Tektonik di Permukaan Bulan

Struktur potongan yang sangat panjang ditemukan pada permukaan bulan yang tidak seperti biasanya. Potongan terlihat dihampir semua permukaan bulan yang menyusut dari hasil proses geologi di masa lalu. Menurut hasil pengamatan tim analisa melalui pesawat luar angkasa LRO (Lunar Reconnaissance Orbiter) milik NASA, potongan ini terbentuk akibat proses benturan kedua lempeng tektonik.1

Bulan Pernah Terbelah, Inilah Bukti Mu'jizat Nabi Muhammad saw
Dari perubahan geologi bulan baru-baru ini, radius penyusutan bulan ini mecapai ketinggian sekitar 100 m. Menciptakan struktur bulan yang terbelah yang disebut lobate scarps. Bagian potongan atau belahan yang sangat mencolok di bulan berada pada benturan tektonik yang terjadi di kawah yang bernama Gregory (berlokasi di 2.1 ° N, 128,1 ° E). Kredit: NASA / Goddard / Arizona State University / Smithsonian

Mirip seperti benturan lempeng tektonik yang membentuk gunung di Bumi, Gunung-gunung muncul sebagai hasil pergerakan dan tumbukan dari lempengan-lempengan raksasa yang membentuk kerak bumi. Ketika dua lempengan bertumbukan, lempengan yang lebih kuat menyelip di bawah lempengan yang satunya, sementara yang di atas melipat dan membentuk dataran tinggi dan gunung.

Penelitian terbaru LRO terhadap potongan bulan yang panjang ini, mengungkapkan aktivitas tektonik yang relatif baru terjadi yang mengakibatkan penyusutan salah satu permukaan pada bulan. Hal ini persis seperti terpotongnya bola menjadi dua bagian lalu kembali dipersatukan.

blind_thrust_fault_SS8_10C
Benturan kedua permukaan yang pernah terjadi di bulan. Hasilnya adalah lereng curam di permukaan bulan yang disebut lereng curam (scarp) seperti ditunjukkan pada gambar diatas. Kredit: Arizona State University

Dalam pengamatan lainnya, LRO juga menemukan ada bekas patahan yang membelah dua permukaan bulan.2

623707main_p1_graben_diagram_lgweb
Patahan disini menyerupai palung yang terbentuk ketika kerak bulan terpisah. Peregangan ini menyebabkan dua tebing paralel yang dipisahkan oleh sebuah lembah. (Credit: Arizona State University / Institusi Smithsonian)

Bentuk yang menyerupai lembah ini disebut patahan (garben), ini adalah bentuk dari hasil peregangan kerak bulan, dua sisi patahan memisah sehingga membentuk lembah diantara keduanya. Ada beberapa tempat di permukaan bulan yang mengalami patahan ini.

Bulan Pernah Terbelah, Inilah Bukti Mu'jizat Nabi Muhammad saw
Lebar patahan berjarak 2 kilometer, di ambil oleh LROC NAC M146858595LE pada 15 September 2011 [NASA / GSFC / Arizona State University].

Berikut ini demografi pemetaan bulan yang terbelah, diambil langsung melalui pesawat luar angkasa LRO.3

Bulan Pernah Terbelah, Inilah Bukti Mu'jizat Nabi Muhammad saw
Lereng curam Rupes Cauchy ini diambil dari pengamatan LOC Narrow Angle Camera M196308138 L & R, terletak 200 km dari Mare Tranquillitatis. Lereng curam ini memiliki tinggi 300 meter. Kawan Cauchy B (6 km) akan tampak pada bidang yang lebih luas pada gambar berikutnya. [NASA / GSFC / Arizona State University].
Bulan Pernah Terbelah, Inilah Bukti Mu'jizat Nabi Muhammad saw
Dari pengamatan LROC Narrow Angle Camera (NAC) M196308138L & R, yang mengorbit pada 7 Juli, 2012. Gambar pada kotak kuning adalah bidang yang ditunjukkan pada gambar pertama. [NASA / GSFC / Arizona State University].
Bulan Pernah Terbelah, Inilah Bukti Mu'jizat Nabi Muhammad saw
Rupes Recta adalah patahan linier terkenal yang membentang lebih dari 100 km panjangnya! [NASA / GSFC / Arizona State University].
Bulan Pernah Terbelah, Inilah Bukti Mu'jizat Nabi Muhammad saw
Menggunakan Google Earth (versi 5 keatas) kita dapat melihat bentuk patahan di bulan, terlebih dahulu kamu harus download katalog terbaru dari LROC yang tersedia melalui data Sistem Planetary (PDS), disiapkan dan diperbarui baru-baru ini oleh Washington University, foto ini menunjukkan sejauh mana pengamatan bulan dari Narrow Angle Camera (NAC) dan LROC. [NASA / USGS / JAXA / GSFC /  Arizona State University / WUSTL / Google Earth].

Dari pengamatan diatas, tampak bahwa dulu di bulan pernah terjadi benturan lempeng tektonik dan juga pernah terjadi pemisahan dua kerak bulan sebagaimana yang diamati oleh pesawat luar angkasa LRO dalam pengamatannya.

Keajaiban Al Qur’an Terbelahnya Bulan dan Mu’jizat Nabi Muhammad saw

Dulu kita belum bisa membuktikan bulan itu terbelah karena sarana teknologi yang belum memadai, tetapi saat ini setelah manusia bisa menjelajah ke bulan dan melalui pesawat luar angkasa ditemukan bukti-bukti yang menandakan bulan pernah terbelah.

Bukti fakta yang kita lihat tadi mengungkapkan Mu’jizat Ilmiah Al Qur’an bahwa benarlah FirmanNya. Allah swt berfirman :

“Telah dekat datangnya Hari Kiamat dan Bulan telah terbelah. Dan jika mereka (orang-orang musyrikin) melihat suatu tanda (mukjizat), mereka berpaling dan berkata: “(Ini adalah) sihir yang terus menerus”. Dan mereka mendustakan (Nabi) dan mengikuti hawa nafsu mereka, sedang tiap-tiap urusan telah ada ketetapannya”.
(QS. Al Qamar Ayat 1-3)

Dinyatakan juga dalam Hadits Nabi Muhammad saw :

“Dari Abdullah Berkata bahwa ‏Bulan terbelah menjadi dua bagian di zaman Rasulullah, kemudian Rasulullah Saw bersabda: “Saksikanlah”
(HR. Muslim: 7249)

Saksi-saksi terbelahnya bulan saat itu, dicatat dalam beberapa manuskrip kuno. Seperti yang terdapat dalam manuskrip Madrid, Persia, India dan Bangsa Maya kuno.

Manuskrip Madrid dan Naskah Persia

image3

Terbelahnya bulan dicatat dalam naskah Persia. Hal ini disebutkan dalam Falnameh (El Fal Nameh), Kitab Nubuat Persia, dalam Bab ini, Nabi Muhammad saw diceritakan telah membelah bulan. Naskah Falnameh direkonstruksi ulang oleh Robert AMBELAIN pada tahun 1990 dengan judul El Fal Nameh.

9782850900228-us
“Falnameh,” a sixteenth century Persian book of prophesies.

Dalam naskah Persia ini digambarkan orang yang menunjukkan bulan sedang terbelah, hal ini sama persis yang digambarkan oleh manuskrip Madrid halaman 91-92 dan 93 pada paragraf pertama yang mengatakan: “Ada sebuah naskah Persia yang menggambarkan sebuah gunung putih (di belakangnya) dan diliputi oleh bunga dan buah (seperti sayuran), dan  seorang pria yang melihat terbelahnya bulan.”

mohammed_splits_the_moon
Mohammed Splits the Moon, ilustrasi yang dibuat dalam naskah Persia Kuno “Falnameh” dalam manuskrip Madrid.

Manuskrip India Kuno Raja Shakruti (Cranganore) di Malabar

Insiden ini tercatat dalam Chakrawati Farmas yang telah didokumentasikan dalam manuskrip lama dan disimpan di Perpustakaan India, yang berada di London (no.rujukan: Arabic, 2807, 152-173). Manuskrip ini dinukil di dalam buku yang berjudul “Muhammad Rasulullah”, oleh M. Hamidullah:

Sebuah kumpulan pedagang Muslim menyelusuri (atau melalui) Malabar dalam perjalanan ke China telah berkata kepada seorang raja perihal, Allah yang telah membantu nabi dengan keajaiban membelah bulan. Raja itu lalu terkejut dan memberitahu bahawa dirinya juga telah melihat kejadian tersebut dengan matanya sendiri, kemudian menjadikan anaknya pengganti tadbir, dan terus berangkat ke negeri Arab. Raja itu memeluk Islam dari tangan Rasulullah sendiri.

M. Hamidullah menyambung di dalam bukunya Muhammad Rasulullah, menukilkan dari manuskrip lama dari Pejabat Perpustakaan India, London [no.rujukan : Arabic, 2807, 152-173, Vol. 16 (06)].

Ada satu budaya lama di Malabar, pesisir barat daya India yang salah seorang rajanya ialah Chakrawati Farmas (Cheraman Perumal), telah melihat terbelahnya bulan, sebagai satu mukjizat nabi di Mekah, dan raja tersebut dengan pengetahuannya bahawa ini adalah tanda kedatangan seorang nabi di tanah Arab, dia kemudiannya melantik anak saudaranya sebagai Regent (pengganti sementara pemerintah) dan bertolak untuk berjumpa nabi. Kecintaan kepada nabi bertambah di dalam hatinya raja dan raja itu menjadi antara Muslim terawal di negara yang kita kenali hari ini sebagai negara India.

Berdasarkan dokumen di Perpustakaan Inggris nama Raja Cranganore (Muziris – Kodungallur) adalah Raja Shakruti.6 Manuskrip yang berjudul “Qissat Shakruti Firmad” ini, menurut katalog (Loth 1044) “berkenaan penempatan pertama Muhammadan (pengikut nabi) di Malabar, di bawah pemerintahan Raja Shakruti (Cranganore), seorang pengikut Muhammad, yang memeluk Islam setelah menyaksikan mukjizat terbelahnya bulan.”

Manuskrip Bangsa Maya Kuno

Sejak dahulu bangsa Maya dikenal sangat mengemari Ilmu Astronomi dan merupakan salah satu negeri yang maju dalam bidang ilmu tersebut. Tetapi dalam salah satu Manuskripnya menunjukkan bahwa Mereka (Bangsa Maya) Menganggap di Bulan telah terjadi gempa dan memyebabkan terbelahnya Bulan menjadi dua bagian.

image5

Naskah yang menunjukkan keadaan Bulan dalam gambar Telinga kelinci dan wajahnya yang pecah dan ditandai dengan Simbol Dewi Bulan.
Naskah tersebut menggambarkan keadaan Bulan terbelah dalam gambar telinga kelinci dan wajahnya yang pecah dan ditandai dengan Simbol Dewi Bulan.

Dalam naskah diatas menujukkan tahun 623 Masehi, sesuai dengan jumlah waktu menetap Rasulullah  Saw di Makkah sebelum Hijrah ke Madinah. Rasulullah Saw dilahirkan pada Tahun 570 atau 571 Masehi, kemudian hidup di Makkah selama 53 tahun (40 sebelum menjadi Rasul + 13 setelah diangkat menjadi Rasul). Jika pada tahun 571 (kelahiran Nabi) + 53 ( kehidupan Nabi selama di Makkah sebelum Hijrah).

Atau Tahun 623 Masehi : Jika kita mulai menghitungnya pada tahun 570 Masehi. Persisi dengan tahun yang disebutkan dalam Naskah bangsa Maya di atas, serta tahun di mana terjadinya Peristiwa tebelahnya Bulan di Akhir-Akhir  tahun  Rasulullah berada di Makkah sebelum Hijrah.

Wallahu ‘alam.

Semoga bermafaat 🙂

Perhatian! Artikel ini boleh di copy paste asalkan mencantumkan sumber ardiyansyah.com

Sumber :

  1. http://www.nasa.gov/mission_pages/LRO/news/shrinking-moon.html
  2. http://www.nasa.gov/mission_pages/LRO/news/lunar-graben.html
  3. http://lunarnetworks.blogspot.co.id/2012/07/lroc-rupes-cauchy-watch-that-first-step.html
  4. http://www.eramuslim.com/peradaban/quran-sunnah/bukti-ilmiah-bulan-terbelah-dari-manuskrip-kuno-raja-india-dan-ilmuwan-nasa.htm
  5. http://neurotherapy-of-christian-brain.blogspot.co.id/2012/12/moon-splitting-miracle-of-prophet.html
  6. The shelf mark is IO ISLAMIC 2807 and the section mentioned is on pages 81 verso – 104 verso (inclusive)